Kurikulum 2013


gambar : dakwatuna.com
Menurut Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI, pengembangan Kurikulum 2013 dihadapkan pada tantangan internal dan eksternal yang meliputi penataan pola pikir dan tata kelola, pendalaman materi, penguatan proses dan penyesuaian beban. Upaya pengembangan pendidikan  menurut PP. 19/2005 berhubungan dengan  delapan standar kurikulum, yaitu :



  1. Standar Isi
  2. Standar proses penilaian
  3. Standar Proses Pembelajaran
  4. Standar Kompentensi lulusan
  5. Standar Pendidik dan tenaga kependidikan seperti peningkatan kualifikasi dan sertifikasi, pembayaran tunjangan sertifikasi, uji kompetensi, dan pengukuran kinerja.
  6. Standar sarana dan prasarana seperti perbaikan gedung sekolah, penyedian laboratorium dan perpustakaan serta penyediaan buku.
  7. Standar Pembiayaan seperti BOS, Bantuan Siswa Miskin, Bidik Misi di Perguruan Tinggi
  8. Standar Pengelolaan seperti manajemen berbasis sekolah.
Tantangan eksternal dalam rangka pengembangan kurikulum 2013 antara lain :
  1. Tantangan masa depan seperti globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dll.
  2. Persepsi Masyarakat yang terlalu memberi penekanan pada aspek kognitif kurang muatan aspek karakter
  3. Perkembangan pengetahuan dan pedagogi seperti neurologi, psikologi, observasi based learning dan collaborative learning
  4. Kompetensi masa depan seperti kemampuan berkominikasi dan berpikir jernih serta kritis, kemampuan mempertimbankan segi moral suatu permasalahan.
  5. Fenomena negatif, seperti perkelahian, tawuran, narkoba dll.
Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan pola pikir perumusan kurikulum 2004 dan 2006 dimana pada kedua kurikulum tersebut :
  • Standar kompetensi lulusan diturunkan dari standar isi
  • Standar isi dirumuskan berdasarkan tujuan mata pelajaran yang diperinci menjadi standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran
  • Pemisahan antara mata pelajaran pembentuk sikap, pembentuk keterampilan dan pembentuk pengetahuan
  • Kompetensi diturunkan dan mata pelajaran
  • Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain
Sedang pada kurikulum 2013 :
  • Standar kompetensi lulusan diturunkan dari kebutuhan
  • Standar isi diturunkan dari standar kompetensi lulusan melalui kompetensi inti yang bebas mata pelajaran
  • Semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan
  • Mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang inin dicapai.
  • Semua mata pelajaran diikat oleh kompetensi inti.

Struktur Kurikulum 2013 terbagi menjadi :
Struktur Kurikulum SD meliputi :
  • Kelompok A terdiri dari Pendidikan agama dan budi pekerti, PPKn, bahasa Indonesia, matematika, IPA dan IPS
  • Kelompok B terdiri dari seni budaya dan prakarya (termasuk mulok), penjaskes (termasuk mulok),. Kompetensi dasar IPA dan IPS kelas I s.d III diintegrasikan ke mata pelajaran lainnya dan mulok dapat memuat bahasa daerah
Struktur Kurikulum SMP meliputi :
  • Kelompok A terdiri dari Pendidikan agama dan budi pekerti, PPKn, bahasa Indonesia, matematika, IPA , IPS dan bahasa Inggris
  • Kelompok B terdiri dari seni budaya (termasuk mulok), penjaskes (termasuk mulok) dan prakarya (termasuk mulok)
Struktur Kurikulum Menengah Atas meliputi :
  • Kelompok A meliputi pendidikan agama dan budi pekerti, pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, sejarah Indonesia, dan bahasa Inggris.
  • Kelompok B meliputi seni budaya (termasuk mulok), prakarya dan kewirausahaan (termasuk mulok), Penjaskes (termasuk mulok) ditambah kelompok peminatan yang terdiri dari peminatan akademik (untuk SMU) dan peminatan akademik dan vokasi (untuk SMK). Peminatan matematika dan IPA meliputi matematika, biologi, fisika dan kimia. Peminatan sosial meliputi geografi, sejarah, sosiologi dan antropologi serta ekonomi. Peminatan bahasa meliputi bahasa dan sastra Indonesia, bahasa dan satra Inggris, bahasa dan sastra asing lainnya serta antropologi.
Ditengah pro dan kontra pemberlakuan kurikulum 2013 ini mudah mudahan dapat menghasilkan manusia Indonesia yang yang paripurna baik dari aspek kognitif maupun aspek karakter.

Tulisan ini diambil dari tulisan Endang Komara, Guru Besar Magister  Pendidikan IPS, Wakil Ketua Bidang Akademik STKIP Pasundan - Bandung




No comments:

Post a Comment

Terima kasih untuk comment dengan bahasa yang baik dan sopan